PENDIDIKAN KARAKTER KRISTEN SEBAGAI UPAYA MENGEMBANGKAN SIKAP BATIN PESERTA DIDIK

Anton Nainggolan

Abstract


Abstract

Successful education is education that can shape human behavior, not just equip people with knowledge and information. Research Objectives: (1). What is the meaning of Christian character education? (2). What is the role of Christian character education in the development of the inner attitudes of students? (3). What Are the Natural Implications of Human Total Disability? Methods: This research was conducted using a qualitative method with a literature study approach. Research Results: (1). Education that shapes and develops the inner attitude of students so that they are able to behave and behave wisely, and be responsible in their daily lives as Christians (2). Character education plays an important role in the personal formation of students. In the process various noble morals are discussed, including honesty, virtue, courage, discipline, generosity, tolerance, and responsibility. (3). Proper character education must actually begin with a personal encounter with Jesus. Character education and learning are tools, media or means in the formation of the human person.

 

Abstrak

Pendidikan yang berhasil adalah pendidikan yang dapat membentuk perilaku manusia, bukan sekedar membekali manusia dengan pengetahuan dan informasi saja. Tujuan Penelitian: (1). Apakah pengertian pendidikan karakter Kristen? (2). Bagaimanakah peran pendidikan karakter kristen terhadap pengembangan sikap batin peserta didik? (3). Bagaimanakah Implikasi Natur Ketidakmampuan Total Manusia? Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode Kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil Penelitian: (1). Pendidikan yang membentuk dan mengembangkan sikap batin peserta didik supaya mampu bersikap dan berperilaku bijak, serta bertanggung jawab dalam kehidupannya sehari-hari sebagai orang Kristen (2). Pendidikan karakter berperan penting dalam pembentukan pribadi peserta didik. Dalam proses itu berbagai akhlak luhur diperbincangkan, termasuk kejujuran, kebajikan, keberanian, kedisiplinan, kemurahan, toleransi, tanggung jawab. (3). Pendidikan karakter yang tepat sebenarnya harus dimulai dengan perjumpaan pribadi dengan Yesus. Pendidikan dan pembelajaran karakter merupakan alat bantu, media atau sarana dalam pembentukan pribadi manusia.


Keywords


Education, Character, Noble Morals, Encounter, Jesus, Holy Spirit, Belief. Pendidikan, Karakter, Akhlak mulia, Perjumpaan, Yesus, Roh Kudus, Percaya.

Full Text:

PDF

References


Alouw A. Rudy, Konseling Intervensi Bagi Anak Korban Sexual Abuse, Dalam Menjadi Hamba Yang Setia, Cendikia, Dan Berhati Mulia; Sebuah Antologi, STA Tiranus (Bandung: 2016).

Anthony A. Hoekema, Diselamatkan Oleh Anugerah, Momentum (Jakarta:2010).

Dykstra Craig, Vision and Charakter: A Christian Educator’s Alternative to Kohlberg, Paulist Press, (NewYork: 1981)

Faot Nimrod F, Spiritualitas Dan Postmodernitas Duet Atau Duel?, Dalam Jurnal Teologi Pengarah. STA Tiranus, (Bandung: 2010).

Faot Nimrod F, Merintis Gereja Misioner Di Tengah Ancaman Penganiayaan, Dalam Setia Sebagai Pewarta Kabar Baik; Festschrift 70 Tahun Dr. Purnawan Tenibemas, STA Tiranus, (Bandung, 2017)

Gunawan Samuel T, Membangun dan Mengembangkan Karakter Kristen yang Kuat, Dalam Khotbah Ibadah Raya GBAP EL Shddai, Belum Diterbitkan, (Palangka Raya: 2013).

J.C Wofford, Kepemimpinan Kristen Yang Mengubahkan, ANDI, (Yokyakarta: 2001).

Lie Giok Tan, Pendidikan Kristen Menjawab Tantangan Abad ke -21; Suatu Pendekatan Reformatif, Dalam Menjadi Hamba Yang Setia, Cendikia, Dan Berhati Mulia; Sebuah Antologi, STA Tiranus, (Bandung: 2016).

Poerwadarminta W.J.S, Kamus Umum Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, (Jakarta:1953 ).

Rohayani Hani, Kualitas Guru Sekolah Minggu, Dalam Terarah Sungguh Berpijak Teguh; Kumpulam pemikiran Teologis dalam Rangka Ulang Tahun ke 40 Tiranus, STA Tiranus, (Bandung: 2006).

Sidjabat B.S, Membesarkan Anak Dengan Kreatif, ANDI, (Yogyakarta: 2008).

Sidjabat B.S, Membangun Pribadi Ungggul, ANDI (Yogyakarta: 2011).

Sidjabat B.S, Jangan Lupakan Teladan Yesus, Sang Guru Agung, Dalam Jurnal Teologi Pengarah, STA Tiranus, (Bandung: 2010).

Soedarmo R, Ikhtisar Dogmatika, BPK Gunung Mulia, (Jakarta:1985).

Tenibemas Purnawan, Spiritualitas di Sekolah Teologi, Dalam Jurnal Teologi Pengarah, STA Tiranus (Bandung: 2010).

Tenibemas Purnawan, Andil Kita Dalam Misi Masa Kini, Dalam Pengarah Jurnal Teologi Kristen, STA Tiranus (Bandung: 2019).

Stephen Tong Stephen, Arsitek Jiwa II, Momentum, (Jakarta: 2010).

Warren Stanley Heath Warren, Keluarga Kristen, Biji Sesawi, (Bandung: 2016).




DOI: https://doi.org/10.51730/ed.v4i2.55

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Excelsis Deo: Jurnal Teologi, Misiologi, dan Pendidikan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Lisensi Creative Commons
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Excelsis Deo telah tercatat di situs: 

 

         

 

e- ISSN: 2685-0923

p-ISSN: 2684-8724