HAMBA TUHAN DAN SENI MEMBERI

Anton Siswanto

Abstract


Abstract God's servant is identical to the example in expressing Christ's love for the congregation and being a public figure in all thoughts, words and actions. In this paper, a Biblical Principle is explained, which is love exhibited by "giving" behavior. And this action starts from the leader and followed by the person who is led. The following will describe a principle that the Lord Jesus taught to humans through a specific New Testament perspective. And it is given that the love shown by a practice of giving will have a tremendous impact on humanity. Certainly as a believer we have the source to give, and that source concerns finance, information, relationships, spirit and time / energy. With sources that all come from God, believers can give joyfully and voluntarily as taught by the Lord Jesus himself. This article on God's Servant and the art of giving uses research methods based on the study of several sources of the New Testament and the study of literature relating to this topic and with the results obtained will also provide application as a concrete step of the spiritual leader that is God's servant in giving who will close this writing to get believers to do the Word of God in concrete steps.

Abstrak

Hamba Tuhan identik dengan contoh dan teladan dalam mengekspresikan kasih Kristus kepada jemaat dan menjadi publik figur dalam segala pikiran, perkataan dan tindakan. Dalam tulisan ini diuraikan sebuah prinsip Alkitab yaitu kasih yang ditunjukkan dengan perilaku “memberi”. Dan tindakan ini dimulai dari pemimpin baru diikuti oleh orang yang dipimpin. Berikut akan diuraikan sebuah prinsip yang Tuhan Yesus ajarkan kepada manusia melalui perspektif Perjanjian Baru secara spesifik. Dan diberikan bahwa kasih yang ditunjukkan dengan sebuah praktik memberi akan mempunyai dampak yang luar biasa kepada umat manusia. Tentu sebagai seorang percaya kita memiliki sumber untuk memberi, dan sumber itu menyangkut keuangan, informasi, hubungan/relasi, roh dan waktu/energi. Dengan sumber-sumber yang semuanya berasal dari Tuhan maka orang percaya bisa memberi dengan sukacita dan sukarela seperti yang diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Tulisan mengenai Hamba Tuhan dan seni memberi ini menggunakan metode penelitian berdasarkan studi beberapa sumber dari Perjanjian Baru dan studi literatur yang berkaitan dengan topik ini dan dengan hasil yang didapat akan juga memberikan aplikasi sebagai langkah nyata dari pemimpin rohani yaitu hamba Tuhan dalam memberi yang akan menutup tulisan ini untuk mengajak orang-orang percaya melakukan Firman Tuhan dengan langkah nyata.


Keywords


Servant of God; Art, Giving, Example, Love, Relationship

Full Text:

PDF

References


Allen, Tom. 10 Hambatan Terhadap Pertumbuhan Iman. Bandung: Kalam Hidup, 2000.

Anton, Siswanto. Maximum Life with Planning, Mencapai Hidup Yang Maksimal Melalui Perencanaan. Bandung: Pionir Jaya, 2010.

Armstrong, Richard Stoll. The Pastor as Evangelist. 1st edition. Philadelphia: Westminster John Knox Press, 1984.

Bonifacio, Joey. The Lego Principle, Memuridkan Bangsa Melalui Hubungan Yang Dibangun. Yogyakarta: Penerbit ANDI, 2013.

Canfield, Jack. The Success Principles, Cara Beranjak Dari Posisi Anda Sekarang Ke Posisi Yang Anda Inginkan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2006.

Cho, Dr Yonggi. Dimensi Keempat, Kunci Menerapkan Iman Anda Untuk Mencapai Hidup Yang Sukses Cole, Neil. Organic Church, Menghadirkan Gaya Hidup Kerajaan Allah Dalam Gereja. Yogyakarta: Penerbit Andi, 2010.

Efferin, Hendry. Classnote Isu-Isu Pastoral. Bandung: Sekolah Tinggi Teologi Bandung, 2014.

Haggai, John Edmund, and Paul J Meyer. Seni Memberi. Jakarta: Nafiri Gabriel, 2008.

Holt, Dr David. Pastoring with Passion, Melayani Secara Efektif dengan Hati Dan Tangan. Bandung: Visi Press, 2012.

Joel, Osteen. Become a Better You, 7 Langkah Menuju Kehidupan yang Lebih Baik. Jakarta: Immanuel, 2008.

Mark, Dever. 9 Tanda Gereja Yang Sehat, Surabaya: Momentum, 2010.

Maxwell, John C. Leadership Gold : Pelajaran Yang Saya Peroleh Dari Memimpin Seumur Hidup. Jakarta: Immanuel, 2010.

Osteen, Joel. Everyday Is Friday. Jakarta: Immanuel, 2013.

Peter, Wagner C. Penanaman Gereja Untuk Tuaian Yang Lebih Besar. Jakarta: Yayasan Pelayanan Tuaian Indonesia, 1995.

Siswanto, Anton. Neo Planning Planning Dengan Otak Kanan, Dahsyat. Bandung: Pionir Jaya, 2010.

Umidi, Joseph L. Confirming the Pastoral Call. Grand Rapids: Kregel publications, 2000.

Walz, Edgar. Bagaimana Mengelola Gereja Anda, Pedoman Bagi Pendeta dan Pengurus Awam. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2001.

“8 Th Habit:Melampaui Efektifitas Menggapai Keagungan/Hc.” Accessed June 13, 2020.https://www.gramedia.com/products/8-th-habit-melampaui-efektifitasmenggapai-keagungan-hc/.




DOI: https://doi.org/10.51730/ed.v4i1.28

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Excelsis Deo: Jurnal Teologi, Misiologi, dan Pendidikan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Lisensi Creative Commons
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Excelsis Deo telah tercatat di situs: 

 

         

 

e- ISSN: 2685-0923

p-ISSN: 2684-8724